Logo

Menjelang Puasa, Paguyuban Magister Manajemen Unpam Tutup Arisan dengan Penuh Keakraban

Published on: 13 Feb 2026

Kerjasama & Kegiatan Lain

Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, suasana hangat dan penuh keakraban terasa kental dalam acara penutupan arisan Paguyuban Magister Manajemen Universitas Pamulang yang digelar pada Jumat, 13 Februari 2026, di Kafe Kenangin Grill & Shabu.

Sejak sore hari, para dosen Program Studi Magister Manajemen Universitas Pamulang tampak hadir dengan wajah ceria dan penuh semangat. Pertemuan ini bukan sekadar agenda rutin arisan, melainkan momentum silaturahmi menjelang bulan puasa—waktu yang selalu dinanti sebagai ajang refleksi dan mempererat ukhuwah.

Acara diawali dengan doa bersama yang dipimpin secara khidmat, memohon kesehatan, kelancaran tugas akademik, serta keberkahan dalam menyongsong Ramadan. Dalam suasana hening dan penuh harap, para dosen menundukkan kepala, menciptakan momen spiritual yang sederhana namun sarat makna.

Selepas doa, suasana berubah menjadi lebih santai. Hidangan grill dan shabu yang tersaji di meja-meja panjang menjadi pengikat kebersamaan. Sambil menikmati sajian hangat, perbincangan mengalir ringan—mulai dari dinamika perkuliahan, rencana pengembangan program studi, hingga cerita keluarga. Gelak tawa sesekali pecah, menandai kedekatan yang telah terjalin bukan hanya sebagai rekan kerja, tetapi sebagai keluarga besar akademik.

Kemeriahan semakin terasa saat sesi menyanyi bersama dimulai. Lagu-lagu pilihan yang dinyanyikan bergantian menghadirkan nostalgia dan semangat kebersamaan. Beberapa dosen tampil percaya diri di depan, sementara yang lain turut bersorak dan memberi dukungan. Tidak ada sekat jabatan atau formalitas; yang ada hanyalah kebersamaan dalam suasana hangat dan egaliter.

Puncak keceriaan hadir pada sesi tukar kado. Dengan penuh antusias, para peserta saling memberikan bingkisan yang telah dipersiapkan sebelumnya. Ekspresi terkejut, tawa, dan rasa penasaran menghiasi ruangan saat kado-kado dibuka satu per satu. Tradisi sederhana ini menjadi simbol saling menghargai dan memperkuat rasa solidaritas di antara para dosen.

Penutupan arisan ini menjadi refleksi bahwa di balik kesibukan akademik dan tanggung jawab tridarma perguruan tinggi, kebersamaan dan kekompakan tetap menjadi fondasi utama. Momentum menjelang puasa dimaknai sebagai waktu yang tepat untuk saling memaafkan, mempererat silaturahmi, dan memperkuat komitmen membangun Magister Manajemen Universitas Pamulang yang semakin solid dan berprestasi.

Di tengah aroma grill yang masih tersisa dan canda yang belum usai, para dosen pun beranjak pulang dengan hati hangat—membawa semangat baru menyambut Ramadan, sekaligus tekad untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi institusi tercinta.

Berita Relative