Sinergi Akademis dan Industri: MM Unpam-Klinik Pertamina IHC Teliti Work-Life Balance
Published on: 17 Sep 2025

Penelitian
Jakarta, 17 September 2025 — Program Studi Magister Manajemen (MM) Universitas Pamulang (Unpam) dan Klinik Pertamina IHC (Indonesia Healthcare Corporation) resmi menjalin kerja sama penelitian strategis. Kolaborasi ini berfokus pada analisis mendalam mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kinerja pekerja wanita di Klinik Pertamina IHC. Penelitian ini merupakan tindak lanjut dari hibah Bantuan Dana Pendidikan (BIMA) tahun 2025 yang berhasil diraih oleh tim peneliti MM Unpam.
Kerja sama ini secara resmi ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) oleh Ibu Devi Desianti Pritasari, S.E., MARS, selaku Direktur Klinik Pertamina IHC, dan Dr. Ir. Hj. Hamsinah B., M.Si., selaku Kepala Program Studi Magister Manajemen Unpam.
Penelitian ini mengusung tema "Analisis Kebutuhan Fasilitas, Kebijakan, Dukungan Pimpinan, dan Work-Life Balance Terhadap Kinerja Pekerja Wanita di Klinik Pertamina IHC". Riset ini bertujuan untuk memberikan wawasan yang komprehensif kepada manajemen Klinik Pertamina IHC dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih suportif dan produktif bagi karyawan wanita.
Tim peneliti dari MM Unpam yang terlibat dalam proyek ini adalah:
Dr. Ir. Hj. Hamsinah B., M.Si.
Dr. Denok Sunarsi, S.Pd., M.M., C.Ht.
Eni Nuraeni, S.M.
"Kami sangat bangga bisa berkolaborasi dengan Klinik Pertamina IHC. Penelitian ini bukan hanya sekadar riset akademis, tetapi juga memiliki relevansi praktis yang tinggi untuk mendukung kesejahteraan dan produktivitas pekerja wanita," ujar Dr. Hamsinah.
Sementara itu, Ibu Devi Desianti menyambut baik kolaborasi ini. "Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi kami untuk menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran, memastikan fasilitas kerja yang memadai, dan memberikan dukungan yang optimal kepada seluruh pekerja, khususnya para wanita, sehingga mereka dapat mencapai keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi dengan baik."
Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi contoh sinergi positif antara dunia pendidikan dan industri, di mana riset akademis dapat memberikan kontribusi nyata dalam memecahkan masalah praktis di dunia kerja. Hasil penelitian ini tidak hanya akan bermanfaat bagi Klinik Pertamina IHC, tetapi juga dapat menjadi acuan bagi institusi lain yang ingin meningkatkan kinerja dan kesejahteraan karyawan wanitanya.




