Rapat Evaluasi Kurikulum Magister Manajemen UNPAM: Menjaga Relevansi Lulusan dan Industri
Published on: 17 Nov 2025

Pendidikan
Tangerang Selatan, 17 November 2025 – Program Studi Magister Manajemen (MM) Universitas Pamulang (Unpam) menyelenggarakan Rapat Evaluasi Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) untuk Semester Ganjil 2025/2026. Rapat penting yang digelar secara Hybrid ini resmi dibuka oleh Kepala Program Studi (Kaprodi) Magister Manajemen Unpam, Dr. Ir. Hamsinah, B., M.Si. Dalam sambutan pembukaannya, Dr. Hamsinah menegaskan bahwa evaluasi ini merupakan langkah strategis untuk memastikan kurikulum S2 Manajemen tetap adaptif terhadap dinamika industri dan kebutuhan pasar kerja. Beliau menekankan bahwa tujuannya adalah mencetak pemimpin dan manajer yang siap menghadapi tantangan global, di mana relevansi dan kualitas lulusan menjadi prioritas utama.
Diskusi mendalam mengenai arah kurikulum diperkaya oleh kehadiran pakar dan perwakilan dari asosiasi program studi manajemen, termasuk Prof. Dr. Hj. Rahmawati, S.E., M.M., CPS., CMA. dan Prof. DR. Ratih Hurriyati, M.P., CSBA. yang hadir sebagai Assosiasi Program Studi. Mereka memberikan pandangan objektif dan benchmarking dari standar kurikulum manajemen tingkat nasional dan internasional. Turut hadir juga perwakilan Asosiasi, Dr. Taswanda Taryo, M.Sc. dan Dr. Rachmawaty, ST, MBA, MIFP, yang memberikan perspektif strategis mengenai kualifikasi profesional yang mutlak dibutuhkan di tingkat manajemen senior. Seluruh jalannya diskusi difasilitasi oleh Dr. Ersam Mahendrawan, M.Pd. dan Dr. Syaiful Anwar, S.Pd., M.Pd. untuk memastikan pembahasan berjalan terarah dan konstruktif.
Partisipasi dalam rapat ini bersifat inklusif, melibatkan seluruh ekosistem Program Studi MM. Masukan feedback krusial diterima dari tiga kelompok utama: Perwakilan Alumni yang memberikan pandangan nyata mengenai kesenjangan kompetensi di dunia kerja; Perwakilan User (Pengguna Lulusan) yang menyampaikan tren keahlian spesifik yang paling dicari oleh perusahaan; dan Perwakilan Mahasiswa yang mengutarakan tantangan serta kebutuhan belajar praktis yang dapat diintegrasikan ke dalam mata kuliah. Fokus utama diskusi adalah pemetaan ulang kompetensi lulusan pasca-pandemi, terutama menyoroti perlunya integrasi isu keberlanjutan.
Fokus diskusi intensif ini menghasilkan penekanan pada kebutuhan keahlian masa depan. Perwakilan User secara spesifik menyoroti pentingnya penambahan mata kuliah yang berfokus pada Environmental, Social, and Governance (ESG) dan analisis big data, di samping manajemen keuangan tradisional. Mereka berargumen bahwa manajer masa depan harus mahir dalam pengambilan keputusan berbasis data (data-driven decision making) dan memiliki kesadaran tanggung jawab sosial yang tinggi. Menanggapi hal ini, Prof. Dr. Hj. Rahmawati memberikan pandangan strategis terkait penyesuaian bobot SKS untuk kegiatan non-akademik di luar kampus sesuai semangat MBKM, menjamin bahwa fleksibilitas kurikulum tetap sejalan dengan standar mutu akreditasi yang tinggi.
Sebagai penutup, Dr. Ir. Hamsinah B, M.Si. menyatakan komitmen penuh bahwa semua masukan yang diterima akan segera ditindaklanjuti oleh tim pengembang kurikulum. Beliau menegaskan bahwa tim kecil akan segera dibentuk untuk mengintegrasikan semua feedback krusial ke dalam revisi kurikulum yang akan diajukan pada semester mendatang. Rapat evaluasi kurikulum MBKM KKNI Magister Manajemen Unpam Semester Ganjil 2025/2026 ini diharapkan menjadi landasan solid bagi penyempurnaan kurikulum, sekaligus menegaskan dedikasi MM Unpam untuk menghasilkan output akademik yang unggul, relevan, dan future-proof bagi industri.




