Memimpin dari Garis Depan: Dawud Sultonulloh Firdaus, Ketua Alumni MM UNPAM dan Inspirasi Perjalanan Karir
Published on: 15 Jul 2025

Kegiatan Mahasisiwa dan Alumni
Di balik setiap organisasi alumni yang kuat, ada sosok-sosok pemimpin yang dengan dedikasi merajut kebersamaan dan menginspirasi anggotanya. Salah satunya adalah Dawud Sultonulloh Firdaus, S.S., M.M., Ketua Umum Himpunan Alumni Magister Manajemen (MM) Universitas Pamulang (UNPAM) dan merupakan Wisudawan terbaik 119 dengan perjalanannya dari bangku kuliah hingga posisi strategis di industri perbankan menjadi cerminan nyata dari kualitas lulusan MM UNPAM.
Menyelesaikan studi MM di UNPAM pada tahun 2023-2024, Dawud kini mengemban peran sebagai Product Development CIMB Preferred di PT Bank CIMB Niaga, Tbk. Sebuah posisi yang menuntut pemikiran strategis dan kemampuan manajerial yang mumpuni, kualitas yang ia asah selama menimba ilmu di almamaternya.
Bagi Dawud, pengalaman kuliah di MM UNPAM sangat berkesan karena lingkungannya yang nyaman dan profesional. "Saya merasa betah dan terbantu dengan suasana akademik yang mendukung," ujarnya. Lingkungan yang kondusif ini, menurutnya, menjadi faktor penting dalam memaksimalkan proses belajar.
Ketika ditanya mengenai dosen yang paling berkesan, Dawud dengan senyum menyatakan bahwa semua dosen memiliki kesan tersendiri. Namun, satu momen yang tak terlupakan terjadi saat mata kuliah English For Business yang diampu oleh Dr. Merry. "Saya diperbolehkan tidak ikut UAS, dan nilai saya dipastikan lulus di kelas beliau," kenang Dawud. Kebijakan ini terasa istimewa, terutama mengingat beberapa mahasiswa lain harus mengulang mata kuliah tersebut. Dawud mengaku bingung mengenai alasannya, namun ia selalu berusaha fokus, memberikan yang terbaik dalam setiap tugas, dan aktif di kelas. Ini menunjukkan dedikasi dan kualitas partisipasinya yang diakui oleh sang dosen.
Manfaat terbesar yang Dawud rasakan dari kuliah di MM UNPAM adalah perannya sebagai "kampus yang tempat untuk pengembangan profesi dan karir". Ia juga sangat menghargai dosen-dosen yang bersahabat untuk berdiskusi, menciptakan iklim belajar yang interaktif dan personal. Hubungan baik dengan dosen tidak hanya terbatas pada materi perkuliahan, tetapi juga membuka ruang untuk konsultasi karir dan wawasan industri.
Sebagai seorang alumni dan kini pemimpin himpunan, harapan Dawud untuk MM UNPAM ke depannya sangat jelas: "Agar menjadi kampus yang selalu jadi kebanggaan mahasiswa." Harapan ini bukan sekadar kalimat kosong, melainkan sebuah visi untuk menjadikan MM UNPAM terus relevan, inovatif, dan menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademis tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata di dunia profesional.
Kisah Dawud Sultonulloh Firdaus adalah inspirasi bagi calon mahasiswa dan alumni lainnya. Ini menunjukkan bahwa dengan semangat belajar yang tinggi dan dukungan dari lingkungan akademik yang tepat, jenjang karir yang gemilang bukan lagi sekadar impian, melainkan sebuah realitas yang dapat digenggam




