Logo

Kisah Budiyono, S.H., M.H., M.M., AAAI-J, CHRP, MUDP, CRGP, Intelektual Multidisiplin Lulusan UNPAM

Published on: 20 Jul 2025

Kegiatan Mahasisiwa dan Alumni

Di antara deretan mahasiswa yang berhasil menuntaskan perjalanan akademiknya di Universitas Pamulang (UNPAM), sosok Budiyono, S.H., M.H., M.M., AAAI-J, CHRP, MUDP, CRGP, berdiri sebagai teladan dedikasi dan kehausan akan ilmu. Hari ini, 19 Juli 2025, Budiyono secara resmi telah menyelesaikan sidang tesis Program Magister Manajemen (MM) UNPAM, sebuah pencapaian yang semakin melengkapi portofolio akademisnya yang impresif.

Yang membuat kisah Budiyono semakin unik adalah fakta bahwa ini adalah gelar magister keduanya yang ia raih dari UNPAM. Setelah menuntaskan studi Magister Hukum (MH) pada tahun 2020, Budiyono kembali ke bangku kuliah di tahun 2023 untuk meraih gelar Magister Manajemen (MM). Dua gelar dari institusi yang sama, namun dengan fokus bidang ilmu yang berbeda, menunjukkan komitmennya pada pembelajaran multidisiplin.

Ketika ditanya mengenai pengalaman berkesan selama kuliah, Budiyono tersenyum mengenang momen berkawan dengan teman-teman yang usianya jauh lebih muda. Pengalaman ini memperkaya perspektifnya, memungkinkannya belajar dari generasi yang berbeda, sekaligus berbagi pengalaman hidup dan profesionalnya.

Salah satu dosen yang paling berkesan bagi Budiyono adalah (Alm) Dr. Hendro Waryanto. Alasan di balik kesan mendalam ini cukup personal: "Beliau ternyata kakak tingkat (beda fakultas) ketika kuliah S1 di UNS Solo," ungkap Budiyono. Pertemuan tak terduga dengan senior almamater di jenjang pascasarjana UNPAM ini tentu menciptakan ikatan dan kenyamanan tersendiri dalam proses belajar.

Manfaat terbesar yang dirasakan Budiyono dari kuliah di MM UNPAM adalah penambahan relasi yang sangat luas dengan circle yang berbeda-beda. Jaringan yang terbangun ini tidak hanya sebatas lingkaran akademis, tetapi juga merambah ke berbagai sektor profesional, membuka peluang baru dan memperkaya wawasan.

Melihat ke depan, Budiyono memiliki harapan besar untuk almamaternya. "Semoga UNPAM segera membuka program S3 agar lebih mempunyai daya saing dengan kompetensi tinggi," harapnya. Visi ini selaras dengan semangat Budiyono sendiri yang terus berupaya meningkatkan kompetensi diri melalui jalur pendidikan formal.

Kisah Budiyono adalah inspirasi bagi banyak orang; ia adalah bukti nyata bahwa UNPAM menyediakan platform bagi pembelajar seumur hidup untuk terus berkembang, menambah ilmu, dan memperluas jaringan, hingga siap menghadapi tantangan global dengan kompetensi yang mumpuni

Berita Relative